STIT Daarul Fatah Audiensi Ke Kopertais Wilayah 1 Jakarta

| By Administrator

Pengurus Sekolah Tinggi ilmu tarbiyah (STIT) Daarul Fatah (STITDAFA) melakukan audiensi ke Kopertais Wilayah I DKI Jakarta (28/1). Pengurus STITDAFA melakukan audiensi ke Kopertais terkait proses pengurusan pelaporan dan berbagai hal terkait pengelolaan Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS).

Tujuan Audiensi STIT Daarul Fatah Ke Kopertais I :

Di sampaikan oleh ketua STIT Daarul Fatah, Dr Muhtarom M.Si bahwa STIT Daarul Fatah hanya memiliki Prodi Pendidikan Agama Islam tetapi kedepan akan membuka prodi baru, perkuliahan terdiri dari kelas reguler dan non reguler, selain itu susunan kepengurusan Wakil ketua yang baru yaitu Wakil Ketua 1 bidang akademik Mohammad Yaseer, M.Ud, Wakil Ketua 2 bidang administrasi dan keuangan Nandang Solihin, M.Pd dan Wakil Ketua 3 bidang kemahasiswaan Wahyu Hidayat, MA. Kaprodi Alven Putra, MA , Ketua LP2M Pradana Anis Riantory, MM, ujar Ketua STIT Daarul Fatah.

Tujuan dilakukannya audiensi ke Kopertais I adalah untuk memperkenalkan Pengurus STIT Daarul Fatah, menyampaikan perjalanan dan perkembangan kegiatan belajar mengajar dan rencana pengembangan ke depan. Audiensi juga bertujuan memperoleh arahan dari Kopertais I agar proses tersebut dapat berjalan dengan sesuai dengan aturan dan dapat mencapai apa yang di cita-citakan.

Wakil Koordinator Kopertais I Terima Audiensi :

Setelah mendengar pemaparan dari Ketua STIT tanggapan Prof Fathurrahman Djamil, MA selaku Wakil Koordinator Kopertais I adalah terkait pembagian waktu antara kelas reguler dengan kelas karyawan harus diatur dengan baik. Kemudian Fathurrahman tertarik dengan Penambahan Prodi yang direncanakan STITDAFA. Menurut beliau perguruan tinggi harus berkembang tidak hanya cukup 1 prodi tapi lebih jauh bisa menjadi universitas. Prodi yang ada harus dimaksimalkan dari segi kualitas dan kuantitas, baru melangkah untuk pembukaan prodi baru. Selain itu Fathurrahman mengingatkan terkait permasalahan internal kampus sebaiknya diselesaikan dengan baik karena akan berdampak kepada perkembangan kampus . ujarnya.

Sekretaris Kopertais I Berikan Masukan Khusus :

Sedangkan tanggapan Dr Muhammad Taufiki, M.Ag selaku sekretaris Kopertais I belum melihat pemaparan yang diharapkan, hal yang sangat mendasar tersebut adalah Visi Misi, karena menurut beliau hal tersebut menjadi dasar yang sangat penting karena sebagai penentu gerak kedepan agar sesuai dengan cita-cita yang diharapkan. Selain Visi Misi juga berharap sudah memiliki Renstra dan Statuta yang jelas agar tidak terjadi permasalahan internal maupun ekaternal kedepan dalam artian sistem harus dibangun, dua hal mendasar tersebut menjadi pokok pembahasan beliau. Selain itu beliau juga mengingatkan untuk selalu melaporkan dan mengupdate data EMIS dan FORLAP DIKTI, dan saat ini paling urgent segera mengajukan permohoanan penerbitan NIRM (Nomor Induk Registrasi Mahasiswa) dan NIRL (Nomor Induk Registrasi Lulusan) yang dikeluarkan oleh Kopertais Wilayah I DKI Jakarta.